Ari Aster Akui Sudah Bikin Cerita Prekuel Hereditary

Jakarta, Game Instant Indonesia

Ari Aster mengakui dirinya sudah menulis prekuel film hitnya pada 2018,

Hereditary

. Namun sutradara tersebut belum berencana untuk menjadikannya film.

Hal itu diungkap Ari dalam sesi tanya jawab setelah pemutaran film tersebut di Egyptian Theatre melalui Gold Derby pada Minggu (7/6) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya menulis prekuel untuk film ini,” kata Aster, seperti diberitakan

Variety

pada Senin (8/6). “Rasanya tidak pernah ada waktu yang tepat. Ini prekuel, bukan sekuel, jadi saya tidak tahu ke mana arahnya.”

Dalam sesi itu pula, Aster yang juga sutradara Midsommar itu mengaku dirinya menolak disebut membuat film “horor tingkat tinggi” bersama Jordan Peele dan Robert Eggers.

“Saya benci istilah horor tingkat tinggi, terutama karena itu semacam kotak yang disematkan kepada saya dan penggemar horor merasa tersinggung,” kata Aster.

Hereditary merupakan debut penyutradaraan film panjang Aster dan menjadikan film ini sebagai salah satu film horor ikonis. Film itu dibintangi Toni Collette, Alex Wolff, Milly Shapiro, dan Gabriel Byrne.

Aster kemudian mengisahkan sineas Danny DeVito sempat mencoba membiayai Hereditary, tetapi rencana itu gagal. Pembiaya yang akhirnya dipilih Aster, diakui membuatnya melewati “salah satu masa tergelap dalam hidup saya.”

“Film itu berada di tangan seorang pembiayaan yang, bagaimana kita mengatakannya? Lebih buruk,” papar Aster. “Saya takut menyebut namanya karena dia mungkin akan muncul dalam hidup saya.”

“Benar-benar mimpi buruk, saya telah menyerahkan hidup saya kepadanya, saya telah menyerahkan film ini kepadanya. Dia memegang kendali penuh atas saya. Itu adalah salah satu masa tergelap dalam hidup saya, menyelesaikan film ini dan mencoba melindunginya, mencegahnya meledak begitu saja,” katanya.

Hereditary mengikuti keluarga Graham, yang kehidupan sederhana mereka mulai berantakan secara brutal setelah kematian nenek yang tertutup.

Hereditary tayang perdana di Sundance Film Festival pada 21 Januari 2018, dan dirilis secara teatrikal di Amerika Serikat pada 8 Juni 2018.

Film ini mendapat pujian dari para kritikus, dan sukses secara komersial, menghasilkan US$90 juta dari bujet produksinya sebesar US$10 juta.

(end)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Game Instant]

Baca lagi: Marak Penipuan, Puteri Komarudin Singgung Penyalahgunaan Rekening Bank

Baca lagi: Pakar Ungkap Penyebab Fenomena Bediding Bikin Dingin Jatim

Baca lagi: Rutin Memasak, Lansia Bisa Turunkan Risiko Demensia hingga 30 persen

2 Responses

  1. Jangan cuma jadi penonton, segera daftar situs judi slot online terpercaya ULTRARUBY. COM dengan layanan cepat, permainan lengkap, dan bonus harian yang bikin saldo makin bertambah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai:

Uncategorized

Review Film: Obsession

Jakarta, Game Instant Indonesia — Obsession menjadi pembuktian Curry Barker bahwa ide yang