
Jakarta, Game Instant Indonesia
—
Sarwendah
mengaku siap mempertahankan hak asuh anak yang kini dipertaruhkan di meja hijau setelah Ruben Onsu melayangkan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon. Ia mengatakan kliennya siap menghadapi proses hukum dan akan menempuh berbagai upaya guna mempertahankan hak asuh anak-anaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ya pada dasarnya klien kami memang sudah siap, sudah siap kok dari sebelum-sebelumnya juga sudah siap. Karena seperti yang sudah kita juga jelaskan, bahwa klien kami ini seorang ibu yang mau melakukan apa pun demi anak-anaknya,” kata Abraham Simon seperti diberitakan
detikHot
pada Jumat (3/7).
Pihak Sarwendah juga menyoroti upaya Sarwendah dalam memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya. Hal ini menunjukkan peran Sarwendah sebagai ibu sekaligus pemegang hak asuh yang bertanggung jawab.
“Berjuang bahkan memberikan nafkah, mencari pekerjaan untuk anak-anaknya sampai saat ini. Jadi kalau ditanya klien kami sudah siap, kami rasa klien kami siap,” kata Abraham Simon.
Tim kuasa hukum Sarwendah juga mengaku siap membuktikan bahwa kliennya yang paling berhak atas hak asuh anak-anak. Kuasa hukum Sarwendah lainnya, Chris Sam Siwu memastikan akan menghadirkan bukti dan saksi yang mendukung argumen terkait persoalan hak asuh tersebut.
“Bang Minola akan membela kliennya, membuat bahwa kliennya layak untuk mendapatkan hak asuh. Kami sebagai kuasanya Ibu Sarwendah, juga akan mempertahankan bahwa klien kami adalah yang paling berhak atas hak asuh ya,” kata Chris Sam Siwu.
Pihak Ruben Onsu resmi mendaftarkan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (30/6). Pendaftaran gugatan tersebut dinilai mendesak untuk memberikan kepastian hukum yang mengikat demi masa depan kedua putri mereka, Thalia dan Thania Putri Onsu.
Perkara perselisihan hak asuh itu kini telah resmi teregistrasi di pengadilan. Pihak pengadilan pun dilaporkan sudah menetapkan tanggal untuk menggelar sidang perdana pada 15 Juli 2026, pukul 09.00 WIB.
Persidangan ini dipastikan akan berlangsung secara tertutup untuk umum mengingat materi perkara yang menyangkut ranah pribadi dan kepentingan perlindungan anak-anak.
Sebelumnya, pihak Ruben Onsu mengungkapkan poin utama dalam gugatan yang dilayangkan presenter tersebut. Gugatan berpusat pada hak Ruben Onsu untuk mendapatkan quality time bersama anak-anaknya secara rutin tanpa hambatan, yakni selama dua hingga tiga hari dalam sepekan.
Pihak Ruben merujuk pada kesepakatan setelah cerai yang sempat dibuat pada Juni 2024, yang mana implementasi mengenai pembagian waktu berkumpul tersebut dinilai tidak berjalan dengan baik oleh pihak Sarwendah.
(van/end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Game Instant]
Baca lagi: Wanita Tunagrahita di Jombang Tewas Dianiaya Kakak karena Bumbu Pecel
Baca lagi: Konsisten Bertumbuh, PT KIM Catatkan Kinerja Positif di 2025
Baca lagi: Unai Simon Patahkan Rekor 36 Tahun, Clean Sheet Terlama di Piala Dunia




12 Responses
Artikel ini berhasil membuat saya lebih memahami topik yang dibahas. Sebagai tambahan, lihat juga https://idpenwej3uaz.compat.objectstorage.us-ashburn-1.oraclecloud.com/cloudlinks/news/85yx2hxn9/current-news.html.
Kombinasi sempurna antara kreativitas penulisan dan kedalaman ilmu pengetahuan. Terima kasih banyak http://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%8A%E0%B8%B2%E0%B8%AA%E0%B8%B1%E0%B8%A1%E0%B8%9E%E0%B8%B1%E0%B8%99%E0%B8%98%E0%B9%8C-%E0%B8%87%E0%B8%B2%E0%B8%99%E0%B8%AA%E0%B8%B1%E0%B8%A1%E0%B8%A1%E0%B8%99%E0%B8%B2/
Makasih udah di-share ilmunya, ini bermanfaat banget buat pemula. Sekadar berbagi aja, situs http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=882 juga mengupas masalah ini dari angle yang cukup lengkap.
Penulis mengurai benang kusut problematika ini secara metodis. Sungguh sebuah kecerdasan literasi http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9923-2/ salut banget sama artikel ini
Penyajian yang sangat lugas tanpa mengorbankan kedalaman makna materi aslinya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/77/saya tertarik membaca nya kembali
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://www.wamc.org/vox-pop/2014-03-14/food-friday-wine-and-cheese juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Penulis tidak sekadar memaparkan hambatan, tetapi menyertakan instrumen evaluasi diri yang sangat berguna https://www.kufirst.center.ku.ac.th/frontier-in-food-2023-1/
Tulisannya sangat mengalir, enak dibaca dari awal sampai akhir.https://fisip.unismuh.ac.id/penelitian-dan-pengembangan/
Sangat detail, nyaris tidak ada informasi yang terlewatkan.https://fisip.unismuh.ac.id/2022/10/12/unismuh-dan-kesederhanaan/
Artikel ini sukses merobohkan bias-bias lama melalui argumentasi yang berpijak pada objektivitas murni https://webbys.pages.dev/43/sKCbaegpTj
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://protocol.ooo/en/users/epicureannycom/articles yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek http://vue.du.sud.blog.free.fr/index.php?post/2017/02/06/Mort-de-Marisa%2C-l-%C3%A9pouse-de-Lula yaa.